Featured Post

Danau Kelimutu dan Pesona 3 Warna Air yang Dilihat dari Langit

Keindahan Danau Kelimutu membuat banyak orang ingin ke sana. Tapi memang tidak mudah mencapai puncak gunung Kelimutu untuk menatap keind...

Wednesday, June 12, 2013

Habis Berolahraga, Minumlah Oralit..!

Jika terserang diare,  tentu semua sudah tahu bahwa kita dianjurkan minum oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Kalau tak ada oralit, dapat juga diberikan larutan gula dan garam dengan takaran satu sendok gula dan seperempat sendok garam dalam segelas air. Agar memenuhi selera anak-anak dan bayi, beberapa pabrik obat di Indonesia memberikan aroma jeruk.
Walaupun demikian, hal ini tidaklah menjamin bahwa oralit di Indonesia sudah memasyarakat dan disukai. Sampai saat ini, terapi diare masih berkisar pada obat-obatan lain di luar oralit.

Di Taiwan, perusahaan minuman telah bergerak sangat jauh dalam memasyarakatkan cairan sejenis oralit. Mereka memproduksi cairan ini sedemikian rupa, sehingga menjadi minuman ringan bergengsi dengan rasa dan aroma yang tidak kalah dengan minuman ringan lainnya. Bukan Cuma itu saja, promosi pun digelar dengan gencar di berbagai media massa serta media elektronik. Indikasinya pun diperluas menjadi minuman untuk segala macam aktivitas termasuk untuk olahragawan, untuk menjaga kesehatan, dan sebagainya, selain untuk diare dan muntah.

Maka jangan heran kalau Anda disuguhi minuman ini sehabis berolahraga di Taiwan untuk memulihkan jumlah cairan tubuh yang dibuang melalui keringat. Rasanya bagaimana?. Ternyata tak kalah dengan minuman lain. Sebab diantaranya juga diberikan gas CO2 sehingga terasa menyegarkan. Tapi yang aneh barangkali ini : sesudah pergi ke dokter saat anak Anda mencret-mencret, Anda tidak pergi ke Apotik, tetapi ke pasar Swalayan!. Bukan apa-apa, itu dilakukan untuk membeli oralit yang dianjurkan dokter tadi. Tempatnya pun bukan di tempat penjualan khusus obat-obatan, tapi di bagian minuman ringan.===

Baca Juga :


Booking.com